Hari Selasa 5 Januari 2027: Weton, Hijriah, Kalender Jawa
Tanggal 5 Januari 2027 jatuh pada hari Selasa dalam kalender Masehi. Dalam Kalender Jawa, tanggal ini memiliki Weton Selasa Pahing dengan total neptu sebesar 12. Menurut Kalender Hijriah Indonesia Kemenag RI (kriteria MABIMS), tanggal ini bertepatan dengan 27 Rajab 1448 H yang diperingati sebagai Isra Mikraj. Tanggal ini merupakan hari libur nasional, yaitu Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Selain sistem kalender utama, halaman ini menyajikan konteks astrologi dan musim tradisional Jawa. Hari ini berzodiak Capricorn dan bershio Kambing dengan elemen Api. Dalam sistem pranata mangsa Jawa, tanggal ini masuk Mangsa Kapitu yang berada di musim Rendheng (Musim Hujan).
Hari Libur
- Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah β Hari Libur Nasional
Informasi Tanggal
Hari
Selasa
Hari ke
5 / 365
Minggu ke
1
Sisa hari
360
Kalender Hijriah
Tanggal Hijriah
27 Rajab 1448 H
Bulan ke
7 Β· Rajab
30 hari
Tanggal
27 / 30
Periode Masehi
10 Des 2026 - 8 Jan 2027
Zodiak
Capricorn
22 Desember - 19 Januari
Elemen
Bumi
Sifat
Kardinal
Planet
Saturnus
Shio
Kambing
Shio Tahun 2027
Elemen
Api
Kalender Jawa
Weton
Selasa Pahing
Tanggal Jawa
26 Rejeb 1960
Tahun Be Β· Windu Sancaya
Wuku
Sungsang
Pancasuda
Bumi Kapetak
Bumi terbelah, perlu hati-hati
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Mangsa ke-7
Kapitu
Fenomena Alam
Hujan lebat terus-menerus, banjir di berbagai tempat
Panduan Pertanian
Waspada banjir, tanaman berkembang pesat
Wewaran (Siklus Hari)
| Siklus | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Ekawara | β | Siklus 1 hari |
| Dwiwara | Menga | Siklus 2 hari |
| Triwara | Kajeng | Siklus 3 hari |
| Caturwara | Laba | Siklus 4 hari |
| Pancawara | Pahing | Pasaran |
| Sadwara | Maulu | Paringkelan |
| Saptawara | Selasa | Hari |
| Astawara | Indra | Padewan |
| Sangawara | Dadi | Padangon |
| Dasawara | Suka | Siklus 10 hari |
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa itu Weton dalam Kalender Jawa?
Weton adalah kombinasi antara hari dalam seminggu (saptawara) dengan pasaran dalam siklus lima hari (pancawara). Setiap orang memiliki weton berdasarkan hari kelahirannya, seperti Kamis Pon atau Jumat Kliwon. Weton dipercaya menggambarkan karakter dan nasib seseorang dalam tradisi Jawa.
Bagaimana cara menghitung Neptu?
Neptu adalah jumlah nilai urip (angka khas) dari hari dan pasaran. Setiap hari memiliki urip tersendiri (misalnya Minggu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, Sabtu 9) dan setiap pasaran juga (Kliwon 8, Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4). Neptu diperoleh dengan menjumlahkan urip hari dan urip pasaran. Contoh: Kamis Pon = 8 + 7 = 15.
Apa itu Pancasuda?
Pancasuda adalah sistem ramalan Jawa yang didasarkan pada nilai neptu weton. Ada tujuh kategori Pancasuda seperti Wasesa Segara, Tunggak Semi, Satria Wibawa, dan lainnya, masing-masing memiliki arti dan sifat tersendiri. Pancasuda sering digunakan untuk mengetahui watak, rezeki, dan keberuntungan seseorang.
Apa itu Wuku dan Pawukon?
Wuku adalah siklus tujuh hari dalam sistem Pawukon, kalender tradisional Jawa dan Bali yang terdiri dari 30 wuku dengan total 210 hari. Setiap wuku memiliki nama dan karakteristik tersendiri, mulai dari Wuku Sinta hingga Wuku Watugunung. Pawukon digunakan untuk menentukan hari baik dalam berbagai upacara adat.
Apa itu Pranata Mangsa?
Pranata Mangsa adalah sistem kalender musim tradisional Jawa yang membagi tahun menjadi 12 mangsa (musim) berdasarkan pengamatan matahari dan siklus pertanian. Setiap mangsa memiliki durasi berbeda dan dikaitkan dengan fenomena alam serta panduan bercocok tanam, seperti Mangsa Kasa (kemarau) dan Mangsa Kapitu (puncak musim hujan).
Bagaimana Shio dihitung dalam aplikasi ini?
Shio dalam aplikasi ini dihitung berdasarkan tahun Masehi dengan rumus sederhana, belum disesuaikan dengan Tahun Baru Imlek yang jatuh antara 21 Januari hingga 20 Februari. Pendekatan ini umum digunakan di kalender Indonesia. Untuk tanggal yang jatuh sebelum Tahun Baru Imlek, secara teknis Shio sebenarnya masih mengikuti tahun sebelumnya.
Apa perbedaan Zodiak dan Shio?
Zodiak adalah sistem astrologi Barat yang membagi tahun menjadi 12 rasi bintang berdasarkan tanggal lahir (seperti Aries, Taurus, Gemini). Sementara Shio adalah sistem zodiak Tionghoa yang membagi 12 tahun dalam satu siklus dengan hewan sebagai simbolnya (seperti Tikus, Kerbau, Macan). Zodiak berubah setiap bulan, sedangkan Shio berubah setiap tahun.
Apa beda Kalender Hijriah Kemenag dan KHGT Muhammadiyah?
Secara bawaan aplikasi ini memakai Kalender Hijriah Indonesia dari Kementerian Agama RI, yang dihitung dengan kriteria MABIMS (tinggi hilal minimal 3Β° dan elongasi minimal 6,4Β°) dan menjadi acuan penetapan hari libur nasional. Datanya diambil dari Kalender Hijriah Indonesia terbitan Ditjen Bimas Islam tahun 2024 hingga 2027. Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) disusun oleh Muhammadiyah dengan metode hisab dan kriteria global yang berlaku sama untuk seluruh dunia; data resminya mencakup 1447 hingga 1497 Hijriah (sekitar Juni 2025 hingga Desember 2074 Masehi). Tanggal kedua kalender ini kadang berbeda satu hari, dan Anda bisa memilih salah satunya lewat tombol Kemenag/KHGT. Untuk Ramadan, Syawal, dan Zulhijah, keputusan akhir pemerintah ditetapkan melalui sidang isbat. Di luar jangkauan data resmi, aplikasi memakai proyeksi rata-rata bulan sinodis (29,53 hari) yang mungkin selisih 1 hari.