Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 4 September 1916 Lengkap dengan Tanggal Merah

Tanggal 4 September 1916 jatuh pada hari Senin dalam kalender Masehi. Dalam Kalender Jawa, tanggal ini memiliki Weton Senin Pahing dengan total neptu sebesar 13. Menurut perhitungan Kalender Hijriah KHGT Muhammadiyah, tanggal ini bertepatan dengan 7 Zulkaidah 1334 H.

Selain sistem kalender utama, halaman ini menyajikan konteks astrologi dan musim tradisional Jawa. Hari ini berzodiak Virgo dan bershio Naga dengan elemen Api. Dalam sistem pranata mangsa Jawa, tanggal ini masuk Mangsa Katelu yang berada di musim Katiga (Kemarau).

Hari Libur

Tidak ada hari libur nasional atau cuti bersama pada tanggal ini.

Informasi Tanggal

Hari

Senin

Hari ke

248 / 366

Minggu ke

36

Sisa hari

118

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

7 Zulkaidah 1334 H

Bulan ke

11 · Zulkaidah

29 hari

Tanggal

7 / 29

Periode Masehi

29 Agu - 26 Sep 1916

Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah Di luar jangkauan data resmi KHGT (1447–1497 H / 2025–2074 M). Perhitungan perkiraan, kemungkinan selisih ±1 hari.

Zodiak

Virgo

23 Agustus - 22 September

Elemen

Bumi

Sifat

Berubah

Planet

Merkurius

Shio

Naga

Shio Tahun 1916

Elemen

Api

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi

Kalender Jawa

Weton

Senin Pahing

Senin · urip 4 + Pahing · urip 9 = Neptu 13

Tanggal Jawa

7 Sela 1846

Tahun Je · Windu Kunthara

Wuku

Langkir

Pancasuda

Bumi Kapetak

Bumi terbelah, perlu hati-hati

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Mangsa ke-3

Katelu

25 Agustus - 17 September · 24 hari · Katiga (Kemarau)

Fenomena Alam

Sumur dan sungai mengering, tanah sangat kering

Panduan Pertanian

Menyiapkan benih, membuat persemaian

Wewaran (Siklus Hari)

SiklusNamaKeterangan
EkawaraLuangSiklus 1 hari
DwiwaraPepetSiklus 2 hari
TriwaraBetengSiklus 3 hari
CaturwaraMenalaSiklus 4 hari
PancawaraPahingPasaran
SadwaraAryangParingkelan
SaptawaraSeninHari
AstawaraYamaPadewan
SangawaraJangurPadangon
DasawaraDukaSiklus 10 hari

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apa itu Weton dalam Kalender Jawa?

Weton adalah kombinasi antara hari dalam seminggu (saptawara) dengan pasaran dalam siklus lima hari (pancawara). Setiap orang memiliki weton berdasarkan hari kelahirannya, seperti Kamis Pon atau Jumat Kliwon. Weton dipercaya menggambarkan karakter dan nasib seseorang dalam tradisi Jawa.

Bagaimana cara menghitung Neptu?

Neptu adalah jumlah nilai urip (angka khas) dari hari dan pasaran. Setiap hari memiliki urip tersendiri (misalnya Minggu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, Sabtu 9) dan setiap pasaran juga (Kliwon 8, Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4). Neptu diperoleh dengan menjumlahkan urip hari dan urip pasaran. Contoh: Kamis Pon = 8 + 7 = 15.

Apa itu Pancasuda?

Pancasuda adalah sistem ramalan Jawa yang didasarkan pada nilai neptu weton. Ada tujuh kategori Pancasuda seperti Wasesa Segara, Tunggak Semi, Satria Wibawa, dan lainnya, masing-masing memiliki arti dan sifat tersendiri. Pancasuda sering digunakan untuk mengetahui watak, rezeki, dan keberuntungan seseorang.

Apa itu Wuku dan Pawukon?

Wuku adalah siklus tujuh hari dalam sistem Pawukon, kalender tradisional Jawa dan Bali yang terdiri dari 30 wuku dengan total 210 hari. Setiap wuku memiliki nama dan karakteristik tersendiri, mulai dari Wuku Sinta hingga Wuku Watugunung. Pawukon digunakan untuk menentukan hari baik dalam berbagai upacara adat.

Apa itu Pranata Mangsa?

Pranata Mangsa adalah sistem kalender musim tradisional Jawa yang membagi tahun menjadi 12 mangsa (musim) berdasarkan pengamatan matahari dan siklus pertanian. Setiap mangsa memiliki durasi berbeda dan dikaitkan dengan fenomena alam serta panduan bercocok tanam, seperti Mangsa Kasa (kemarau) dan Mangsa Kapitu (puncak musim hujan).

Bagaimana Shio dihitung dalam aplikasi ini?

Shio dalam aplikasi ini dihitung berdasarkan tahun Masehi dengan rumus sederhana, belum disesuaikan dengan Tahun Baru Imlek yang jatuh antara 21 Januari hingga 20 Februari. Pendekatan ini umum digunakan di kalender Indonesia. Untuk tanggal yang jatuh sebelum Tahun Baru Imlek, secara teknis Shio sebenarnya masih mengikuti tahun sebelumnya.

Apa perbedaan Zodiak dan Shio?

Zodiak adalah sistem astrologi Barat yang membagi tahun menjadi 12 rasi bintang berdasarkan tanggal lahir (seperti Aries, Taurus, Gemini). Sementara Shio adalah sistem zodiak Tionghoa yang membagi 12 tahun dalam satu siklus dengan hewan sebagai simbolnya (seperti Tikus, Kerbau, Macan). Zodiak berubah setiap bulan, sedangkan Shio berubah setiap tahun.

Apa itu Kalender Hijriah KHGT Muhammadiyah?

Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) adalah kalender Hijriah yang disusun oleh Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki kontemporer dengan kriteria global yang berlaku sama untuk seluruh dunia. Hasil KHGT bisa berbeda satu hari dengan kalender Hijriah pemerintah yang memakai kriteria MABIMS berbasis rukyat. Data resmi KHGT pada aplikasi ini mencakup 1447 hingga 1497 Hijriah (sekitar Juni 2025 hingga Desember 2074 Masehi), bersumber dari khgt.muhammadiyah.or.id. Untuk tanggal di luar jangkauan tersebut, aplikasi menggunakan proyeksi berdasarkan rata-rata bulan sinodis (29,53 hari) yang mungkin selisih 1 hari dari hasil hisab resmi.