Kalender 16 November 1916 Lengkap dengan Tanggal Merah
Tanggal 16 November 1916 jatuh pada hari Kamis dalam kalender Masehi. Dalam Kalender Jawa, tanggal ini memiliki Weton Kamis Kliwon dengan total neptu sebesar 16. Menurut perhitungan Kalender Hijriah KHGT Muhammadiyah, tanggal ini bertepatan dengan 21 Muharam 1335 H.
Selain sistem kalender utama, halaman ini menyajikan konteks astrologi dan musim tradisional Jawa. Hari ini berzodiak Scorpio dan bershio Naga dengan elemen Api. Dalam sistem pranata mangsa Jawa, tanggal ini masuk Mangsa Kanem yang berada di musim Labuh (Peralihan ke Hujan).
Hari Libur
Tidak ada hari libur nasional atau cuti bersama pada tanggal ini.
Informasi Tanggal
Hari
Kamis
Hari ke
321 / 366
Minggu ke
46
Sisa hari
45
Kalender Hijriah
Tanggal Hijriah
21 Muharam 1335 H
Bulan ke
1 · Muharam
29 hari
Tanggal
21 / 29
Periode Masehi
27 Okt - 24 Nov 1916
Zodiak
Scorpio
23 Oktober - 21 November
Elemen
Air
Sifat
Tetap
Planet
Pluto
Shio
Naga
Shio Tahun 1916
Elemen
Api
Kalender Jawa
Weton
Kamis Kliwon
Tanggal Jawa
21 Sura 1847
Tahun Dal · Windu Kunthara
Wuku
Manahil
Pancasuda
Satria Wibawa
Berwibawa dan dihormati
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Mangsa ke-6
Kanem
Fenomena Alam
Hujan deras, buah-buahan mulai matang
Panduan Pertanian
Merawat tanaman, menyiangi gulma
Wewaran (Siklus Hari)
| Siklus | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Ekawara | — | Siklus 1 hari |
| Dwiwara | Menga | Siklus 2 hari |
| Triwara | Kajeng | Siklus 3 hari |
| Caturwara | Sri | Siklus 4 hari |
| Pancawara | Kliwon | Pasaran |
| Sadwara | Urukung | Paringkelan |
| Saptawara | Kamis | Hari |
| Astawara | Ludra | Padewan |
| Sangawara | Gigis | Padangon |
| Dasawara | Manusa | Siklus 10 hari |
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa itu Weton dalam Kalender Jawa?
Weton adalah kombinasi antara hari dalam seminggu (saptawara) dengan pasaran dalam siklus lima hari (pancawara). Setiap orang memiliki weton berdasarkan hari kelahirannya, seperti Kamis Pon atau Jumat Kliwon. Weton dipercaya menggambarkan karakter dan nasib seseorang dalam tradisi Jawa.
Bagaimana cara menghitung Neptu?
Neptu adalah jumlah nilai urip (angka khas) dari hari dan pasaran. Setiap hari memiliki urip tersendiri (misalnya Minggu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, Sabtu 9) dan setiap pasaran juga (Kliwon 8, Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4). Neptu diperoleh dengan menjumlahkan urip hari dan urip pasaran. Contoh: Kamis Pon = 8 + 7 = 15.
Apa itu Pancasuda?
Pancasuda adalah sistem ramalan Jawa yang didasarkan pada nilai neptu weton. Ada tujuh kategori Pancasuda seperti Wasesa Segara, Tunggak Semi, Satria Wibawa, dan lainnya, masing-masing memiliki arti dan sifat tersendiri. Pancasuda sering digunakan untuk mengetahui watak, rezeki, dan keberuntungan seseorang.
Apa itu Wuku dan Pawukon?
Wuku adalah siklus tujuh hari dalam sistem Pawukon, kalender tradisional Jawa dan Bali yang terdiri dari 30 wuku dengan total 210 hari. Setiap wuku memiliki nama dan karakteristik tersendiri, mulai dari Wuku Sinta hingga Wuku Watugunung. Pawukon digunakan untuk menentukan hari baik dalam berbagai upacara adat.
Apa itu Pranata Mangsa?
Pranata Mangsa adalah sistem kalender musim tradisional Jawa yang membagi tahun menjadi 12 mangsa (musim) berdasarkan pengamatan matahari dan siklus pertanian. Setiap mangsa memiliki durasi berbeda dan dikaitkan dengan fenomena alam serta panduan bercocok tanam, seperti Mangsa Kasa (kemarau) dan Mangsa Kapitu (puncak musim hujan).
Bagaimana Shio dihitung dalam aplikasi ini?
Shio dalam aplikasi ini dihitung berdasarkan tahun Masehi dengan rumus sederhana, belum disesuaikan dengan Tahun Baru Imlek yang jatuh antara 21 Januari hingga 20 Februari. Pendekatan ini umum digunakan di kalender Indonesia. Untuk tanggal yang jatuh sebelum Tahun Baru Imlek, secara teknis Shio sebenarnya masih mengikuti tahun sebelumnya.
Apa perbedaan Zodiak dan Shio?
Zodiak adalah sistem astrologi Barat yang membagi tahun menjadi 12 rasi bintang berdasarkan tanggal lahir (seperti Aries, Taurus, Gemini). Sementara Shio adalah sistem zodiak Tionghoa yang membagi 12 tahun dalam satu siklus dengan hewan sebagai simbolnya (seperti Tikus, Kerbau, Macan). Zodiak berubah setiap bulan, sedangkan Shio berubah setiap tahun.
Apa itu Kalender Hijriah KHGT Muhammadiyah?
Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) adalah kalender Hijriah yang disusun oleh Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki kontemporer dengan kriteria global yang berlaku sama untuk seluruh dunia. Hasil KHGT bisa berbeda satu hari dengan kalender Hijriah pemerintah yang memakai kriteria MABIMS berbasis rukyat. Data resmi KHGT pada aplikasi ini mencakup 1447 hingga 1497 Hijriah (sekitar Juni 2025 hingga Desember 2074 Masehi), bersumber dari khgt.muhammadiyah.or.id. Untuk tanggal di luar jangkauan tersebut, aplikasi menggunakan proyeksi berdasarkan rata-rata bulan sinodis (29,53 hari) yang mungkin selisih 1 hari dari hasil hisab resmi.